Document Contents :

Studi Awal Pengembangan Smart Classroom pada Era Collaborative Learning

Categorie(s):
Author(s):
  Baginda Anggun Nan Cenka dan Zainal A. Hasibuan
DOI:
   -
Price:
   FREE
  • Show Abstrack lang :
  • Id
  • En
Abstract:     
Citing articles (0)
Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dewasa ini telah memberi banyak pengaruh terhadap setiap sisi kehidupan manusia termasuk pendidikan. Pemanfaatan TIK untuk menunjang layanan pendidikan sudah menjadi kebutuhan setiap institusi pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu, peneliti di bidang TIK berupaya mengelaborasi pemanfaatan TIK untuk pendidikan salah satunya yaitu penelitian tentang pengembangan Smart Classroom. Penelitian ini dipicu oleh beberapa kekurangan yang masih terdapat di ruangan kelas seperti: (1) Presentasi yang kurang interaktif, hal ini disebabkan kurangnya berbagai perangkat multimedia. (2) Belum adanya automatisasi catatan atau log diskusi mahasiswa dan dosen di kelas. (3) Saat ini remote student hanya dapat mengikuti kuliah jarak jauh melalui konferensi audio dan video dengan metode sinkronus. (4) Masih terdapat berbagai kecurangan dalam proses absensi mahasiswa dan dosen. Selain itu, penelitian ini dilandasi berkembangnya era Collaborative Learning yang menuntut pelajar untuk lebih aktif dan interaktif dari metode tradisional. Selain oleh karena itu, menurut beberapa peneliti Smart Classroom dianggap sebagai salah satu fasilitas untuk mendukung metode tersebut. Tujuan penelitian ini adalah merancang arsitektur Smart Classroom yang akan diterapkan di Fakultas llmu Komputer, Universitas Indonesia. Langkah-langkah dalam penelitian ini yaitu: pengumpulan kebutuhan, pemetaan kebutuhan, dan membuat rancangan arsitektur. Hasil dari penelitian ini adalah Arsitektur Smart Classroom yang terdiri dari beberapa lapisan diantaranya: (1) User; lapisan yang bertanggung jawab mengelola pengguna seperti: pengajar , pelajar (di kelas dan remote), dan staf admistrasi . (2) Access; lapisan yang berfungsi mengatur perangkat akses pengguna seperti: komputer, smart board, dan smartphone. (3) Application; lapisan yang terdiri dari beberapa aplikasi seperti: Lontar, SceLE, SIAK-NG, smart note, Apps Fasilkom (SIFASILKOM), dan OpenMeeting. (4) Data; lapisan yang mengelola data­ data yang diperlukan untuk Smart Classroom seperti: materi pembelajaran dan daftar absen. (5) Infrastructure; lapisan yang bertanggung jawab menyediakan infrastruktur seperti: proyektor, internet, kamera, dan mesin absensi. Adapun manfaat dari Smart Classroom diantaranya: (1) Pengajar dapat menyajikan materi pembelajaran yang lebih interaktif dan lebih efisien. (2) Remote Student dapat mengikuti proses belajar secara langsung melalui video conference dan rekaman video yang dapat di akses melalui SceLE. (3) Dengan adanya mesin absen yang terintegrasi dengan Apps Fasilkom dan SIAK-NG memudahkan dalam pencatatan kehadiran pelajar dan pengajar , selain itu pengguna lainnya dapat mengetahui keberadaan atau aktivitas setiap pengajar dan pelajar secara real time. (4) Smart Note memungkinkan pengajar mendistribusikan materi pembelajaran secara langsung kepada smartphone pelajar dan sebaliknya melalui smartphone pelajar juga memberikan pertanyaan ataupun komentar untuk pengajar yang dapat langsung ditayangkan di smart note. (5) Smart Board dapat menampilkan jadwal kuliah, pengajar, daftar pelajar, pengumuman, dan topik pembelajaran yang sedang berlangsung. (6) Aplikasi dan perangkat yang terintegrasi. Pada penelitian lanjutan akan dilakukan implementasi dan ujicoba Smart Classroom.


e-Indonesia Initiatives

     Content
Jurnal
     ISSN
9999-9999
     eISSN
-
     Description
-